Posts from the ‘Bibit’ Category

Manfaat Natrium Untuk Tubuh

Manfaat natrium bagi tubuh adalah:

1. Mengatur Keseimbangan Cairan Tubuh

Dalam kerjanya mengatur keseimbangan cairan tubuh, natrium bekerja sama dengan kalium. Natrium akan memberikan rangsangan ke otak agar mengonsumsi air. Penjelasannya, ketika kita mengonsumsi natrium melebihi batas tubuh akan merasa haus. Rasa haus tersebut kemudian diikuti dengan konsumsi air dan kerja ginjal untuk mengeluarkan natrium lebih banyak sehingga volume darah akan berkurang dan menyebabkannya menjadi lebih seimbang.

2. Mengatur Fungsi dan Kerja Otot Jantung

Natrium yang kita konsumsi memiliki pengaruh meningkatkan kerja otot jantung sehingga jantung akan memompa aliran darah lebih optimal untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Konsumsi natrium yang kurang atau bahkan tidak memnuhi standar normal akan berakibat kerja otot jantung menurun, tubuh terasa lemas karena aliran dan tekanan darah tidak optimal, serta volume darah akan menurun.

3. Mendukung Metabolisme Tubuh

Dalam kinerjanya mendukung metabolisme tubuh, Na bekerja sama dengan Cl dan bikarbonat. Na, Cl, dan bikarbonat akan membantu keseimbangan pH dalam tubuh kita. Dengan kata lain, mengatur keseimbangan asam basa agar tubuh tetap pada kisaran pH netral. Na yang sering berikatan dengan basa, serta Cl yang sering berikatan dengan asam akan membantu menetralkan kemungkinan pH yang terlalu ekstrim, mungkin pH terlalu asam atau pH terlalu basa.

4. Membantu Keseimbangan Aliran Cairan dalam Tubuh

Cairan dalam tubuh mengalir bersama dengan aliran darah kita. Secara singkat dapat dijelaskan, konsumsi natrium yang meningkat juga akan meningkatkan volume darah dan meningkatkan kerja jantung. Ketika volume darah dan kerja jantung meningkat maka aliran cairan yang ikut dalam darah akan tersebar lebih baik ke seluruh tubuh karena jantung memompa darah lebih optimal.

5. Pengangkutan Zat Gizi Lain Melalui Membran Sel

Perlu diketahui bahwa natrium mempunyai kemampuan untuk menembus membran sel yang kadang kala senyawa lain tidak bisa melakukannya. Ketika natrium menembus membran sel, ia akan membawa zat gizi lainnya untuk ikut dibawa masuk membran sehingga kecukupan gizi akan terpenuhi.

6. Membantu Sel-sel untuk Metabolisme Zat Gizi Lainnya

Manfaat ini erat kaitannya dengan manfaat yang telah diuraikan pada manfaat no. 5. Natriumlah yang memiliki kemampuan untuk menembus membran sel dengan membawa zat gizi lainnya. Dengan kemampuan tersebut natrium bisa keluar masuk melewati membran sel untuk membawa zat gizi lainnya sehingga proses metabolisme dalam sel dapat berlangsung lancar. Selain itu, keseimbangan cairan yang ada dalam sel dan di sekitar sel juga akan tetap seimbang.

7. Merangsang Kerja Saraf

Natrium mampu merangsang kerja saraf sehingga rangsangan-rangsangan yang berasal dari saraf kita mampu sampai ke otak dengan optimal. Natrium ikut berperan mengonduksi impuls dari saraf-saraf kita.

Itulah beberapa manfaat natrium bagi tubuh kita. Ketia kita mengonsumsi sesuatu yang mengandung natrium (misal garam) sering kita tidak memperhatikan pengaruh positif natrium yang terkandung di dalamnya. Dengan penjelasan tersebut pastikan kebutuhan natrium kita selalu cukup dan sesuai.

Namun, ada beberapa rambu-rambu yang perlu diperhatikan ketika mengonsumsi natrium. Berikut penjelasan singkatnya.

Kesalahan dalam Konsumsi Natrium

Kesalahan konsumsi yang dimaksud di sini adalah kekurangan atau terlalu banyak mengonsumsi natrium. Kekurangan mengonsumsi natrium bisa berakibat melemahnya tubuh, menurunnya tekanan darah, menurunnya daya ingat, serta gangguan penglihatan. Tetapi perlu diketahui bahwa terjadinya kasus kekurangan konsumsi natrium hampir tidak ditemukan. Kenapa? Karena natrium sangat mudah kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, bahkan setiap hari kita mengonsumsi makanan yang mengandung garam, dengan kata lain mengandung natrium pula.

Jika kasus kurangnya konsumsi natrium hampir tidak pernah ditemukan, maka lain halnya dengan konsumsi natrium yang berlebih. Belakangan banyak penelitian yang menyatakan tingginya orang yang mengidap hipertensi. Konsumsi natrium yang berlebih bisa menjadi faktor penyebabnya.

Bukan menjadi rahasia lagi bahwa makanan dengan tambahan  MSG dan juga fast food yang mengandung banyak natrium merupakan penambah selera makan kita. Anda tentu sering mengonsumsi makanan yang mengandung tambahan rasa seperti MSG bukan? Makanan yang mengandung MSG juga mengandung natrium ketika kita makan. Hanya saja, makanan yang mengandung MSG biasanya memiliki efek yang buruk bagi tubuh kita. Maka tidak heran ketika konsumsi natrium yang berlebih bisa menjadi salah satu faktor penyebab hipertensi. Untuk itu, marilah kita perhatikan asupan natrium kita. Sesuaikan dengan angka kecukupan yang disarankan.

Feed Conversion Ratio (FCR)

 

FCR

Feed Conversion Ratio (FCR) atau Rasio Konversi Pakan, adalah persentase jumlah pakan yang dikonsumsi oleh ikan dan diubah menjadi berat tubuh (daging dan tulang) ikan.

Secara matematis, FCR dapat dinyatakan sebagai konsumsi pakan dibagi dengan berat yang diperoleh.

Konsumsi pakan (kg) / Berat badan yang diperoleh (kg) = FCR

Misalnya, jika stok 1000 ekor ikan Lele mengkonsumsi 1800 kg pakan, dalam tiga bulan dan total 1500 kg ikan Lele dijual darinya, FCR akan dihitung sebagai: 1800/1500 = 1,2

Ini artinya 1,2 kg pakan memberi 1 kg ikan Lele. Hal ini dapat dinyatakan dalam rasio i.e. F1: F2 (Feed consumption ratio Feed Converted). Contoh di atas dapat dinyatakan dalam rasio sebagai berikut: 1.2: 1

Catatan: Semakin rendah FCR, semakin baik kinerja pakan dan sebaliknya.

 

Oodinium (Velvet Disease)

Oodinium

Velvet disease

Penyebab Piscinoodinium sp. (syn :Oodinium sp) 

Karakteristik patogen

Merupakan ekto-parasit berbetuk bulat. Fase parasitik berbentuk seperti buah pir, diselaputi membran dan apendik menyerupai rizoid sebagai alat penempel pada ikan. Lamanya fase ini tergantung pada suhu air, pada suhu 25 0C selama kurang lebih akan mencapai dewasa. Infeksi yang berat  dapat mematikan hingga 100% dalam  tempo beberapa hari. Organ yang mejadi target infeksi meliputi kulit, sirip dan insang. Setelah dewasa , parasit melepaskan diri dari inang, gymnospore. Gymnospore adalah stadia infektif yang berenang seperti dalam tempo 15 – 24 jam tidak menentukan inang, stadia tersebut akan mati.

Gejala Klinis

Ikan terlihat gelisah, tutup insnag mengembang, sirip-sirip terlipat, dan cepat kurus. Populasi parasit di kulit mengakibatkan warna keemasan, berkarat atau putih kecoklatan (dekil) sehingga sering disebut “velvet  disease”. Ikan sering melakukan gerakan mendadak, cepat dan tak seimbang “flashing” dan akan terlihat jelas pada saat pagi atau sore hari. Mengosokkan tubuhnya di benda keras yang ada disekitarnya, dan warna tubuh pucat.

Diagnosa

Pengamatan secara visual terhadap adanya parasit pada kulit, sirip dan insang ikan.

Pengendalian

Mempertahankan suhu agar selalu > 29 0C Pemindahan populasi ikan yang terinfeksi parasit ke air yang bebas parasit sebanyak 2-3 kali dengan interval 2-3 hari.

Pengobatan 

Pemberantasan parasit ini antara lain dapat dilakukan melalui perendaman dengan:

Air garam 

Dosis 1-10 gr/liter, (tergantung spesies dan ukuran ikan)selama beberapa jam, dipindahkan ke air yang bebas parasit dan diulang setiap 2-3 hari.

Hydrogen peroxide (H202) 

Pada dosis 150 mg/liter selama 30 menit, dipindahkan ke air yang bebas parasit dan diulang setiap 2 hari.

Larutan kupri sulfat (CuSo4) 

Pada dosis 0,5 – 1,0 mg/liter selama 5-7 hari dengan aerasi yang kuat, dan air harus diganti setiap hari.

Penulis : Silvia Dewi Husni

Ikan Patin Bakar

Bahan-bahan:

● Ikan patin segar 2 ekor (800 gr)

● Air jeruk nipis 1/2 sdt, 

● Margarin/minyak sayur 2 sendok makan

● Daun pisang sesuai kebutuhan

Bumbu Halus:

◎ Bawang merah 8 pcs

◎ Bawang putih 2 pcs

◎ Cabe merah keriting 5 pcs

◎ Cabe merah besar 1 pcs

◎ Asam jawa 1 sdt

◎ Garam dapur halus 3/4 sdt

◎ Gula pasir putih 1 sdt

Cara Membuat: 

Terlebih dahulu sayat menyerong bagian perut ikan patin, lalu ambil jeroannya.

Kemudian kuliti ikan patin dengan menggunakan pisau tajam untuk menghilangkan kulit yang menempel pada ikan patin. Setelah itu, belah atau potong-potong ikan Patin (tergantung selera) lalu bersihkan.

Selanjutnya, siapkan jeruk nipis, peras untuk diambil airnya. Balurkan air perasan dari jeruk nipis pada bagian daging ikan patin yang sudah dibersihkan dan biarkan hingga 10 menit lamanya sampai air jeruk nipis meresap ke dalam daging ikan patin dan bau amisnya hilang.

Berikutnya, haluskan bahan bumbu ikan patin masukkan margarin dan camur rata.

Kemudian lumuri ikan patin yang sudah dibelah/dipotong-potong dengan campuran bumbu halus dan margarin tadi sampai merata lalu ambil potongan daun pisang yang sudah disiapkan, bungkus ikan patin yang sudah berlumuran bumbu halus dengan daun pisang tersebut sampai terselimuti semua. Lipat atau semat bagian ujung daun pisang dengan menggunakan lidi agar tidak terbuka kembali.

Setelah semua ikan patin terbungkus oleh daun pisang, kemudian masukkan ke dalam oven untuk selanjutnya dipanggang dalam suhu 170°C hingga 1 jam lamanya sampai benar-benar matang sempurna. Selain itu, anda juga dapat memanggangnya dengan menggunakan bara api atau arang jika ingin demikian.

Angkat setelah matang dan sajikan selagi masih hangat.

Sumber : FB Belajar Masak

Mengenal Bakteri : Klebsiella Pneumonia

Klebsiella

Bakteri dari genus Klebsiella tersebar luas di alam, di dalam tanah dan di air. Mereka juga merupakan bagian dari flora normal saluran usus, namun biasanya dalam jumlah rendah dibandingkan dengan E. coli. Klebsiella, terutama strain dari spesies K. pneumonia, adalah patogen oportunistik yang dapat menyebabkan pneumonia, infeksi saluran kencing, dan bakteremia. Dalam beberapa tahun terakhir telah terjadi peningkatan infeksi Klebsiella, terutama di rumah sakit dan karena strain resisten antibiotik ganda. Perbedaan yang paling mencolok antara kebanyakan strain Klebsiella dan kerabat dekatnya E. coli dan Salmonella adalah bahwa sel Klebsiella memiliki lapisan lendir tebal poliakarida atau ekstraselular yang disebut “kapsul”. Kapsul ini melindungi sel dari dessication, dan mungkin juga melindungi mereka dari fagositosis saat berada di hewan pembawa. Anehnya, banyak strain Klebsiella dapat memperbaiki nitrogen, yaitu, dapat mengurangi nitrogen atmosfer menjadi amonia dan asam amino.

(diadaptasi dari PubMed 18654632). (HAMAP: KLEP3)

Sumber : BacMap

PRODUK ​PROBIOTIK

PROBIOTIK YANG TERDAFTAR DI KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN.


1. Ariake 3 Harvest Ariake Indonesia

Bentuk Sediaan : Serbuk

Komposisi : Bacillus amyloliquefaciens, Bacillus licheniformis, Bacillus pumilus.

Indikasi : Mengurai bahan organik, Mempercepat pertumbuhan udang/ikan, melawan jamur.

Dosis dan Cara Pemakaian : Lihat pada kemasan.

Obat Bebas.

2. Aquazyme Long Men Int. Corp/Longmen Indo Nusantara. 

Bentuk Sediaan : Serbuk

Komposisi : Probiotik bacteria (Bacilius subtilis, Nitrosomonas, Nitrobacter, Aerobacter, Cellulomonas), Enzyme (Protease, amylase, lactase lipase, Hemicellulase), Moisture Content, Crude Ash (media culture).

Indikasi : Menguraikan bahan organik, mencegah pembusukan dasar tambak, menstabilkan kualitas air dan memperkecil BOD.

Dosis dan Cara Pemakaian : 5-1 ppm.

Kemasan 500g.

Obat Bebas Terbatas.
3. Aquastar Hatchery Biomin Indonesia.

Bentuk Sediaan : Serbuk

Komposisi : Bacillus subtilis, Enterococcus faecium, Pediococcus acidilactici, Lactobacillus reuteri.

Indikasi : Memperbaiki kualitas air dan menekan bakteri merugikan.

Dosis dan Cara Pemakaian : Lihat pada kemasan.

Obat Bebas.

4. AquaStar Pond Biomin Indonesia

Bentuk Sediaan : Serbuk

Komposisi : Bacillus subtilis, Enterococcus faecium, Pediococcus acidilactici, Thiobacillus debitrificans, Paracoccus panthotropus.

Indikasi : Solusi bioremidiasi untuk meningkatkan produksi udang dan ikan.

Dosis dan Cara Pemakaian : 0,5-2,0 kg/ha setiap 3-28 hari tergantung dari sistem kultur dan kepadatan tambak/kolam.

Kemasan : Kantong aluminium 500g, 1000g, 5000g

Obat Bebas.

5. AquaStar Growout Biomin Indonesia.

Bentuk Sediaan : Serbuk

Komposisi : Bacillus subtilis, Enterococcus faecium, Lactobacillus reuteri Indikasi. Meningkatkan parameter produksi pada fase grow-out udang dan ikan.

Dosis dan Cara Pemakaian : Dapat dilihat pada label kemasan.

Kemasan : Kantong aluminium 500g dan 1000g.

Obat Bebas.

6. BactoGro  Catur Blue Aqua.

Bentuk Sediaan : Serbuk

Komposisi : Bacillus subtilis, Bacillus amyloliquefaciens, Bacillus megaterium,  Enzimprotease, Enzim selulose, Enzim amilase.

Indikasi : Menurunkan gas ammonia, Menekan pertumbuhan bakteri Vibrio, Sp

Dosis dan Cara Pemakaian : Lihat pada kemasan.

Kemasan : 500 g.

Obat Bebas.

7. Biobacteri Type I Bio Tirta. 

Bentuk Sediaan : Cair

Komposisi : Bacillus subtilis, Bacillus megaterium.

Indikasi : Mengurai timbunan bahan organik, memperbaiki kualitas air dan menambah daya dukung kolam, membantu pertumbuhan plankton dan menjaga kestabilannya, menekan pertumbuhan bakteri gram negatif.

Dosis dan Cara Pemakaian : lihat pada kemasan.

Kemasan –

Obat Bebas.

8. Biobacteri Type II Bio Tirta

Bentuk Sediaan : Cair 

Komposisi : Bacillus licheniformis

Indikasi : Mengurai timbunan bahan organik, Memperbaiki kualitas air dan menambah daya dukung kolam, dapat mengontrol kepadatan plankton.

Dosis dan Cara Pemakaian : Lihat pada kemasan.

Kemasan –

Obat Bebas.

9. Bio harvest “Ariake” Harvest Ariake Indonesia. 

Bentuk Sediaan : Serbuk

Komposisi : Bacillus amyloliquefaciens D203.

Indikasi : Untuk mencegah pertumbuhan jamur.

Dosis dan Cara Pemakaian : Lihat pada label kemasan

Kemasan : Aluminium foil 100g.

Obat Bebas.

10. Bio PS  Bio Tirta

Bentuk Sediaan : Cair 

Komposisi : Rhodopseudomonas spIndikasi. Menetralkan/menurunkan kandungan H2S dalam air, menurunkan kandungan senyawa nitrogen anorganik, mengurangi/mengatasi tumbuhnya kelekap/lumut suter, menurunkan kandungan senyawa organik.

Dosis dan Cara Pemakaian : Lihat pada kemasan.

Kemasan –

Obat Bebas.

11. EM 4 Songgolangit Persada.

Bentuk : Sediaan Cair

Komposisi : Lactobacillus casei, Saccharomyces cerevisae.

Indikasi : Memperbaiki mutu air tambak, menguraikan bahan-bahan sisa pakan, kotoran ikan/udang menjadi senyawa organik, menekan mikroorganisme pathogen
Dosis dan Cara Pemakaian : Lihat pada kemasan

Kemasan –
Obat Bebas.

12. Epicin Behn Meyer Chemicals.

Bentuk Sediaan : Granul 

Komposisi : Lactobacillus acidophilus, Bacillus subtilis, Saccharomyces cerevisiae.
Indikasi : Efektif dan cepat mengurangi level ammonia, nitrit dan sulfade pollutant, membentuk pembiakan bakteri alami dalam kolam dalam jumlah besar yang akan menekan pertumbuhan bakteri berbahaya seperti Vibrio sp, sebagai biological cleaning agent yang digunakan untuk bioremediate sampah organik dalam air dan tanah kolam 

Dosis dan Cara Pemakaian : Lihat pada kemasan.

Kemasan : 1 Kg, 5 Kg, 40 Kg

Obat Bebas.

13. Epicin D Behn Meyer Chemicals
Bentuk Sediaan : Serbuk

Komposisi : Bacillus subtilis, Bacillus licheniformis, Lactobacillus acidophilus, Peanibacillus pumilus, Saccharomyces cerevisae
Indikasi : Membersihkan hatchery dan air tambak
Dosis dan Cara Pemakian : Lihat pada kemasan

Kemasan –
Obat Bebas.
14. Epyzim PST Behn Meyer Chemicals

Bentuk Sediaan : Serbuk

Komposisi : Bacillus subtilis, Bacillus licheniformis, Protease, lipase, amylase dan cellulase.
Indikasi : Memperbaiki kualitas air dan menekan bakteri merugikan.

Dosis dan Cara Pemakaian : Lihat pada kemasan.

Kemasan –

Obat Bebas.

15. EX-AM Sanbe Farma

Bentuk Sediaan : Cair 

Komposisi : Nitrosomonas sp, Nitrobacter sp.

Indikasi : memperbaiki kualitas air, mengurai dan menurunkan kadar ammonia, nitrit dan gas-gas toksik lainnya, membuat lingkungan air lebih sehat untuk ikan dan udang.
Dosis dan cara Pemakaian : 0,5 Kg/Ha setiap 7 hari sekali.
Obat Bebas Terbatas.
16. Petrogrow Petrokimia Kayaku

Bentuk Sediaan : Cair 

Komposisi : Lactobacillus plantarum, Bacillus subtilis, Bacillus megaterium, Pantoea dispersa.
Indikasi : Memperbaiki mikro flora dalam pencernaan ikan dan udang dan meningkatkan penyerapan makanan, meningkatkan pertumbuhan plankton, memperkaya mikro flora yang bermanfaat dan menghambat perkembangan bakteri, pantogenik yang merugikan.
Dosis dan Cara Pemakaian : Umur 0-7 hari : 3-4 L/ha; Umur 30-35 hari : 3-4 L/ha; jika kondisi air dan aktifitas ikan/udang menurun; dosis 1-3 L/ha

Kemasan –

Obat Bebas Terbatas.

17. Pondplus® Sinar Hidup Satwa
Bentuk Sediaan : Serbuk

Komposisi : Bacillus subtilis, Bacillus licheniformis, Bacillus amyloliquefaciens, Bacillus megaterium, Bacillus pumilus
Indikasi :  Memelihara pH dan mempercepat penghancuran sampah organik, menurunkan kadar ammonia, nitrit, hydrogen sulfide dan gas-gas toksik lainnya mempertahankan bakteri alam yang menguntungkan dalam tambak dengan menekan pertumbuhan yang merugikan, meningkatkan daya hidup dan hasil panen udang/ikan.
Dosis dan Cara Pemakaian : Lihat pada kemasan.

Kemasan –
Obat Bebas.
18. Pro-Tect  Sanbe Farma

Bentuk Sediaan : Serbuk

Komposisi : Bacillus polymyxa, Bacillus lichebiformis, Bacillus subtilis, Bacillus coagulans
Indikasi : Memperbaiki kualitas air dengan cara menguraikan bahan organik sisa pakan, kotoran dan lain-lain, menghambat pertumbuhan bakteri penyebab penyakit pada udang dan ikan.
Dosis dan Cara Pemakaian : 7 hari sebelum penebaran benur 0,5-1 Kg; pada saat penebaran benur 0,5-1 Kg setiap 14 hari sampai panen.

Kemasan –

Obat Bebas Terbatas.

19. Pond Protect SinarHidup Satwa
Bentuk Sediaan : Serbuk

Komposisi : Nitrobacter winogradskyi, Nitrosomonas eutrophaIndikasi mengurangi tingkat ammonia dan nitrit pada kolam budidaya udang.
Dosis dan Cara Pemakaian : Lihat pada kemasan.

Kemasan –
Obat Bebas.
20. PowerLac Harvest Ariake Indonesia

Bentuk Sediaan : Serbuk

Komposisi : Lactococcus lactis strain D1813.
Indikasi : Merangsang kekebalan tubuh udang, Meningkatkan laju pertumbuhan udang
Dosis dan Cara Pemakaian : Lihat pada kemasan.

Kemasan : 100 g, 1 kg
Obat Bebas. 

21. Probiocap® Aquatic Caprifarmindo Labs 

Bentuk Sediaan : Serbuk

Komposisi : Bacillus subtilis, Bacillus licheniformis, Bacillus polymyxa, Bacillus coagulans.
Indikasi : Memperbaiki kualitas air dan menekan bakteri merugikan.
Dosis dan Cara Pemakaian : Lihat pada kemasan.

Kemasan –

Obat Bebas.

22. Probiont M1 Indovetraco Makmur Abadi

Bentuk Sediaan : Cair

Komposisi : Bakteri fotosintetik anoksigenik (BFA) dari genus Rhodobacter sp.
Indikasi : Efektif dalam menjaga kandungan H2S di dasar tambak dalam tingkat yang rendah.
Dosis dan Cara Pemakaian : 1 kali/minggu selama persiapan tambak, 2 kali /minggu selama budidaya (disarankan untuk aplikasi setelah proses siphon), Probiont M1 dapat dituang langsung ke tambak dari posisi dipinggir tambak, anco atau ditengah tambak sesuai dengan dosis dan frekuensi pemakaian yang dianjurkan.

Kemasan –
Obat Bebas Terbatas.
23. Probiobac Aquatic Caprifarmindo Labs

Bentuk Sediaan : Cair

Komposisi : Bacillus subtilis, Bacillus licheniformis.
Indikasi : Memperbaiki kualitas air tambak/kolam ikan dan udang, menguraikan bahan organik di dasar tambak/kolam, membuat lingkungan air lebih sehat untuk ikan dan udang.
Dosis dan Cara Pemakaian 3 Kg/Ha tambak atau kolam setiap 7 hari sekali dengan kedalaman air 1-1,5 m.

Kemasan – 


Obat Bebas Terbatas.

24. Prosatu – B4 Blue Sky Biotech
Bentuk Sediaan : Serbuk

Komposisi : Bacillus subtilis, Bacillus licheniformis, Bacillus megaterium, Bacillus polymyxa, Soy bean meal, Tepung beras.
Indikasi : Menjaga kestabilan ammonia pada media pemeliharaan.
Dosis dan Cara Pemakaian : lihat pada kemasan.

Kemasan 1 kg.
Obat Bebas.

25. Proterra Blue Sky Biotech
Bentuk Sediaan : Serbuk

Komposisi : Bacillus subtilis, Bacillus licheniformis, Aspergillus oryzae, Soy bean meal, Tepung beras.
Indikasi : Mampu menjaga kestabilan kadar ammonia pada media pemeliharaan.
Dosis dan Cara Pemakaian : Lihat pada kemasan.

Kemasan : 1 kg.

Obat Bebas.

26. Pond Dtox Sinar Hidup Satwa

Bentuk Sediaan : Cair 

Komposisi : Paracoccus pantotrophus, Bacillus megateriumIndikasi Untuk mengurangi tingkat hydrogen sulfida pada kolam budidaya udang.
Dosis dan Cara Pemakaian : Lihat pada kemasan.

Kemasan –
Obat Bebas Terbatas.
27. Proboost Harapan Abadi 

Bentuk Sediaan : Serbuk

Komposisi : Tiap kg mengandung Saccharomyces cerevisae.
Indikasi : Untuk memperbaiki performance pada ikan dan udang. 

Dosis dan Cara Pemakaian : Campurkan 1-3 Kg/Ton pakan ikan dan udang.

Kemasan : Aluminium bag 0,5 kg

Obat Bebas.

28. Pro-Gut #1 Aquatic Sanbe Farma
Bentuk Sediaan : Serbuk

Komposisi : Lactobacillus sporogens.
Indikasi Meningkatkan kecernaan pakan, menurunkan pertumbuhan FCR (Feed Conversion Rate).
Dosis dan Cara Pemakaian : Lihat pada kemasan.

Kemasan –

Obat Bebas.

29. Prosatu Blue Sky Biotech
Bentuk Sediaan : Cair

Komposisi : Bacillus subtilis, Bacillus licheniformis, Lactobacillus plantarum.
Indikasi : Membantu memperbaiki lingkungan dan mengatasi polusi akuatik.
Dosis dan Cara Pemakaian : Lihat pada kemasan.

Kemasan –

Obat Bebas.

30.  Petrofish Petrokimia Gresik
Bentuk Sediaan : Cair

Komposisi : Bacillus subtilis, Lactobacillus plantarum.
Indikasi Meningkatkan proses dekomposisi sisa pakan dalam tambak, menghambat pertumbuhan bakteri pathogen.
Dosis dan Cara Pemakaian : Larutkan setiap 7 hari (dimulai 7 hari setelah tebar) : 1 L/ha, pemberian probiotik petrofish dihentikan 7-10 hari sebelum tebar.

Kemasan : Botol plastik HDPE 0,5 L dan 1 L.
Obat Bebas.
31. Prosatu – P Blue Sky Biotech
Bentuk Sediaan : Serbuk

Komposisi : Bacillus subtilis, Bacillus licheniformis, Lactobacillus plantartium.
Indikasi : Membantu pemeliharaan dalam menjaga kestabilan kualitas air serta menekan pertumbuhan bakteri pathogen dalam air tawar.
Dosis dan Cara Pemakaian : 5 Kg/5000 m2kolam) dengan interval 3 hari.

Kemasan : Kantung 1 kg, 5 kg, 10 kg dan 20 kg.
Obat Bebas.

32. Pro – Z Indovetraco Makmur Abadi

Bentuk Sediaan : Cair

Komposisi : Exiguobacterium sp.
Indikasi : Sediaan probiotik yang diformulasikan terutama untuk pemakaian dihatchery udang, berfungsi untuk membantu mengontrol serangan bakteri pathogen.

Dosis dan Cara Pemakaian Lihat : pada kemasan.

Kemasan : Botol 1 L.
Obat Bebas.

33.     Sanolife AFM INVE (Thailand) Ltd./INVE Indonesia
Bentuk Sediaan : Cair

Komposisi : Yucca schidigera extract(50%), Reverve osmosis water.
Indikasi : Fixasi ammonia untuk meningkatkan kualitas air budidaya udang.
Dosis dan Cara Pemakaian : 0.3 ppm/ 2 minggu untuk memelihara kualitas air, 0.5 ppm selama 3 hari untuk treatment amoniak yang tinggi, penggunaannya dilarutkan ke dalam air.

Kemasan : Wadah plastik berisi 6 liter.
Obat Bebas.
34.     Sanolife MIC INVE (Thailand) Ltd./INVE Indonesia
Bentuk Sediaan : Serbuk

Komposisi Probiotik bacteria (Bacillus subtilis, B. Licheniformis, B. Pumilus), Yeast, Wheat meals. Dipotassium hydropospate, Sodium chloride, Viatmin, mineral.
Indikasi Menghambat pertumbuhan bakteri pathogen, mempercepat proses degradasi limbah.
Dosis dan Cara Pemakaian 0.5 ppm/hari, digunakan untuk larva dihatchery, penggunaannya dilarutkan ke dalam kolam hatchery.

Kemasan Wadah plastik berisi 500gr.
Obat Bebas.
35.     Sanolife Pro-1 INVE (Thailand) Ltd./INVE Indonesia
Bentuk Sediaan Serbuk

Komposisi Probiotik bacteria (Bacillus subtilis, meals, Dipotassium hydropospate, Soybean meals, Vitamin, mineral).
Indikasi Menghambat pertumbuhan bakteri pathogen, mempercepat proses degradasi limbah.
Dosis dan Cara Pemakaian 5 g/Kg pakan, digunakan untuk usia budidaya udang 1-30 hari(fase juvenile), penggunaannya dicampurkan ke dalam pakan.

Kemasan Ember plastik berisi 3 Kg.
Obat Bebas.
36.     Sanolife Pro-2 INVE (Thailand) Ltd./INVE Indonesia
Bentuk Sediaan Serbuk.

Komposisi Probiotik bacteria (Bacillus subtilis, B. Licheniformis, B. Pumilus), Yeast, Wheat meals, Dipotassium hydropospate, Soybean meals, Vitamin, Mineral.
Indikasi Menghambat pertumbuhan bakteri pathogen, mempercepat proses degradasi limbah.
Dosis dan Cara Pemakaian 5 gr/Kg pakan, digunakan untuk usia budidaya udang 1-30 hari (fase juvenile), penggunaannya dicampurkan ke dalam pakan.

Kemasan Ember plastik berisi 3 Kg.
Obat Bebas.
37.     Sanolife Pro-W INVE (Thailand) Ltd./INVE Indonesia
Bentuk Sediaan Serbuk.

Komposisi Probiotik Bakteria (Bacillus subtilis, B. Licheniformis), Yeast, Wheat meals, Dipotassium hydropospate, Calcium carbonat, soybean meals, Vitamin, Mineral.
Indikasi Menghambat pertumbuhan bakteri pathogen, mempercepat proses degradasi limbah, mengatasi blooming phytoplankton dan mempertahankan kestabilannya, meningkatkan kualitas air dan sedimentasi dasar kolam.
Dosis dan Cara Pemakaian 200 g/Hektar, digunakan dari mulai persiapan budidaya udang sampai panen, penggunaannya dicampurkan ke dalam air kolam.

Kemasan Ember plastik berisi 3 Kg.
Obat Bebas.
38.     SMS Migro Tambak Sri Putra Bakti

 

Bentuk Sediaan Cair.

Komposisi Azotobacter sp, Lactobacillus sp, Pseudomonas sp
Indikasi Meningkatkan dan menjaga mutu air serta menekan bakteri merugikan, meningkatkan mutu dan jumlah plankton hewani/nabati, menekan potensi pencemaran disekitar lingkungan tambak.
Dosis dan cara Pemakaian 200 ml /15 L dan disemprotkan.

Kemasan –
Obat Bebas Terbatas.
39.     SMS Migro Tambak Suplemen Sri Putra Bakti
Bentuk Sediaan Cair

Komposisi Yeast, Mikroba pendegredasi Selulosa, Lactobacillus sp.

Indikasi Meningkatkan efisien penggunaan pakan, meningkatkan nafsu makan, memaksimalkan pencernaan makanan.
Dosis dan Cara Pemakaian 10 ml/ 500 ml dicampurkan dengan pakan.

Kemasan –
Obat Bebas Terbatas.
40.     SoilGro Catur Blue Aqua
Bentuk Sediaan Serbuk

Komposisi Bacillus subtilis, Bacillus liceniformis, Bacillus coagulant, Enzim protease, Enzim selulosa, Enzim amilase
Indikasi Mengurangi kandungan bahan organic didalam tambak, Meningkatkan redoks potensial perairan tambak.

Dosis dan Cara Pemakaian Lihat pada kemasan.

Kemasan 500 g.
Obat Bebas
41.     Thionil Sanbe Farma
Bentuk Sediaan Serbuk

Komposisi Bacillus pumilus, Bacillus megaterium, Thiobacillus denitrificans.
Indikasi memperbaiki kualitas air dengan cara menguraikan bahan organik sisa pakan, kotoran dan lain-lain, menstabilkan populasi alga.
Dosis dan Cara Pemakaian 7 hari sebelum penebaran benur 1 – 1,5 Kg; pada saat penebaran benur 1-1,5 Kg; masa pemeliharaan 1-1,5 Kg setiap 14 hari sampai panen.

Kemasan –
Obat Bebas Terbatas.
42.     Tiger-Bac® Weltech Co.Ltd, Thailand/Sanbe Farma
Bentuk Sediaan Serbuk

Komposisi Mengandung Bacillus licheniformis, Bacillus subtilis, Yeast (Saccharomyces cereviciea), Enzyme: amylase, protease, lipase, ccellulase, etc.
Indikasi Meningkatkan ketahanan hidup udang/ikan.
Dosis dan Cara Pemakaian Pembesaran; campurkan 250-300 g dengan 20 l air,hatchery : campurkan 0,25-0,3 g per 1 m3 (ton) air.

Kemasan 500g.
Obat Bebas Terbatas.
43.     Vannagen Chemo Ferma-AG, Switzerland/Sinar Hidup Satwa
Bentuk Sediaan Serbuk

Komposisi Saccharomyces cerevisiae, sodium propionate (stabilizer).
Indikasi Untuk pertumbuhan, fertilitas, dan pembenihan ikan/udang.

Dosis dan Cara Pemakaian Lihat pada kemasan.

Kemasan Drum 25 kg.
Obat Bebas Terbatas.
44.     Vannapro Central Bali Bahari
Bentuk Sediaan Serbuk.

Komposisi Bacillus subtilis (type WM01B), Bacillus subtilis (type WMH2B), Bacillus subtilis (type WM03B), Bacillus subtilis (WMH2B)
Indikasi Mengurangi bakteri berbahaya, mengurangi total ammonia dan nitrogen, meningkatkan immuniti sistem terhadap penyakit pada udang maupun ikan.
Dosis dan Cara Pemakaian Selama persiapan air : 0,8 kg/Ha 2X seminggu sebelum tebar, selama budidaya :0,8 kg/Ha 1X seminggu, tebarkan pada permukaan tambak pada sianghari (10.00 – 12.00) dan hidupkan kincir selama aplikasi berlangsung, sebaliknya jangan mengaplikasikkan desinfektan dalam 3 hari sebelum dan sesudah aplikasi Vannapro.
Obat Bebas.
SUMBER : DIREKTORAT KESEHATAN IKAN DAN LINGKUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN.

Mengenal Bakteri : Lactobacillus Delbrueckii subsp. Bulgaricus

Taxonomy
Kingdom: Bacteria
Phylum: Firmicutes
Class: Bacilli
Order: Lactobacillales
Family: Lactobacillaceae
Genus: Lactobacillus
Species: Delbrueckii

Lactobacilli adalah penghuni normal saluran gastrointestinal manusia dan hewan di mana mereka secara luas dianggap memberikan sejumlah peran bermanfaat termasuk imunomodulasi, gangguan pada patogen enterik, dan pemeliharaan mikroflora usus sehat. Secara historis, peran probiotik telah dianggap berasal dari Lactobacillus acidophilus.

Genus Lactobacillus saat ini terdiri dari lebih dari 50 spesies bakteri patogen yang dikenali yang selain efek probiotiknya berguna bagi manusia sebagai agen yang sangat diperlukan untuk fermentasi makanan dan pakan.

Lactobacillus Delbrueckii subsp. Bulgaricus (strain 2038) adalah bakteri fotosintik aerobik, bakteri Gram positif yang fakultatif. Ini digunakan sebagai starter culture untuk sejumlah produk susu fermentasi seperti yogurt dan keju Swiss dan Italia. Suhu optimum untuk pertumbuhan adalah 42 derajat celcius.

Sifat fisiologis spesifik dari L. Delbrueckii subsp. Bulgaricus adalah biosintesis lisin, produksi formate, metabolisme menengah karbon berbasis aspartat, sintesis EPS yang unik dan sistem pembatasan / modifikasi DNA yang efisien, yang semuanya berbeda dari strain koleksi yang mungkin menguntungkan produksi industri yogurt. Kerjasama yang efisien antara produksi Streptococcus Thermophilus dengan Lactate, serta mekanisme toleransi stres yang dilengkapi dengan baik mungkin menjelaskannya pada awalnya dipilih untuk industri fermentasi yoghurt. (Diadaptasi dari PMID: 21264216). (EBI Integr8)