Posts from the ‘Flavobacterium meningosepticum’ Category

Keseimbangan: Ikan, Lingkungan dan Patogen.

Setidaknya ada tiga penyebab utama penyakit pada ikan:

  • Keberadaan patogen lingkungan
  • Daya tampung kolam.
  • Lingkungan air yang tidak nyaman.

Keseimbangan.

Patogen (misalnya bakteri, virus, jamur dan parasit) umumnya ditemukan di semua perairan, namun ikan memiliki daya tahan yang cukup terhadap pantogen. Mereka juga dapat menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan dan sehingga dapat menghindari penyakit akibat infeksi patogen.

Keseimbangan Ikan, Patogen dan Lingkungan

Patogen Meningkat

Bila keberadaan patogen dalam air meningkat tajam karena faktor eksternal, dan ketahanan alami ikan tidak dapat mengatasi jumlah patogen yang semakin meningkat, ikan akan menjadi rentan terhadap infeksi dan penyakit.

Pantogen Meningkat


Lingkungan Memburuk

Selain itu, faktor eksternal juga dapat menyebabkan perubahan drastis pada kualitas air, sehingga kesehatan ikan memburuk dan daya tahan  ikan menjadi rendah. Menjadi rawan terhadap infeksi patogen dan penyakit ikan atau kematian meningkat.

Lingkungan Tidak Memadahi


#CatfishFabrication

​Mengenali Gejala Penyakit Columnaris

Columnaris adalah bakteri gram negatif, bakteri aerobik. Artinya bakteri ini dapat tumbuh subur dalam kolam yang kadar oksigennya baik, berair ‘bersih’.

Tidak seperti beberapa penyakit lain yang tumbuh subur di O2 rendah, air kolam keruh atau muatan organik tinggi.

Penyakit Columnaris atau Saddleback Disease ini disebabkan oleh bakteri flavobacterium umum ditemukan di semua kolam ikan. Keberadaan mereka tidak menjadi masalah sampai ikan baru yang membawa penyakit diditebar ke kolam atau ikan melemah atau terluka sehingga bakteri flavobacterium dapat hinggap dan berkembang biak menjadi penyakit, kemudian akan menyebar dengan cepat keseluruh kolam.

Bakteri ini akan tumbuh subur dan bereproduksi lebih cepat dengan suhu air di atas 26℃. Dengan suhu dibawah 26℃  bakteri ini tetap bereproduksi, walau tidak akan secepat suhu diatas itu.

Identifikasi 

Penyakit ini membingungkan dan sulit untuk diidentifikasi pada awalnya karena ada empat starin (jenis) yang menyebabkan penyakit ini, kalau flavobacterium yang menyerang strain yang bergerak lambat, gejala penyakit dapat terlihat warna putih pucat di sirip punggung ikan, sehingga penyakit juga dinamai sebagai Saddleback Disease,

Foto: Andri Arifin

Untuk strain flavobacterium yang bergerak lebih lambat lagi akan menyebabkan penyakit moncong putih ( Cottonwool atau Cottonmouth Desease),  karena ikan yang sakit akan terlihat seperti ada lapisan  kapas di sirip, sisik dan sering di mulut mereka.

Dengan strain flavobacterium yang bergerak lebih cepat hampir tidak ada gejala terlihat. Suatu hari ikan akan baik-baik saja, hari berikutnya mati.

Gejalan umum dari penyakit ini antara lain:

  • Ikan menyendiri
  • Berenang dipermukaan kesulitan bernafas,
  • Terlihat pucat dan / atau kembung di sekitar daerah sirip dada atau ventral,
  • Berenang lemah.
  • Atau berenang tidak menentu seperti ada sesuatu yang terjadi dengan kandung kemihnya,

Pada akhirnya ikan yang sakit akan berada di dasar kolam dan mati. Diikuti dengan ikan lain dengan cepat. Kematian masal bisa terjadi dalam waktu 12-48 jam.

Ini akibat bakteri menyerang jaringan insang sehingga ikan akan kesulitan bernafas di dalam kolam atau di permukaan air. Begitu bakteri flavobacterium masuk dalam aliran darah, kematian terjadi sangat cepat.

Sumber: CindiL