Ikan Mola, Ikan Mas Silver dari Cina

Penulis:

Genta Fabiyanto, S.St.Pi  danTatang, S.St.Pi

Ikan Mola
Ikan Mola

Ikan mola ( Hypophtalmichthys molitrix ) seperti telah di jelaskan pada bab.I berasal dari daratan Cina dan masuk ke Indonesia pada tahun ’70 an oleh Lembaga Penelitian Perikanan Darat ( LPPD ) Bogor dan kemudian oleh swasta. Ikan mola di tempat asalnya dapat memijah secara alami selama periode bulan April – Juli pada air mengalir sesuai habitatnya. Di sungai Thone, Jepang ikan mola juga dapat memijah secara alami pada sekitar bulan Juni – Juli. Namun diluar daerah tsb diatas ikan mola tidak dapat mimijah secara alami dan harus melalui pemijahan buatan. Ikan ini mulai dapat dipijahkan tergantung umur dan daerah pengembangannya. 

Menurut Kuronoma (1988) di Cina bagian selatan ikan berumur   2 – 3 tahun dengan berat 2 5 kg. di Cina Tengah umur 4 – 5 tahun dengan berat 2 – 5 kg, di Cina bagian utara umur 5 – 6 tahun dengan berat 2 – 5 kg, di Negara Rumania umur 6 – 9 tahun dengan berat 6 – 8 kg dan di Indonesia umur 2 – 3 tahun dengan berat 3 – 5 kg ( Effendi.P 2000 ). 

Di Indonesia pengembang biakan ikan Mola hanya dilakukan oleh Institusi Pemerintah ( Balikanwar, BBBAT, BBI ) dengan tujuan penelitian dan uji coba; sedang beberapa petani mencoba dijaring apung hanya sekedar hobby dan koleksi . Pada tahun 1987 pernah dilakukan penebaran ikan Mola bersama jenis ikan lainnya di waduk Saguling, namun sayangnya monitoring perkembangan ikan yang ditebar tidak dilakukan; sehingga perkembangan dan dampak dari penebaran tersebut tidak nampak.

Hasil pengamatan dilapangan ikan mola menunjukkan pertumbuhan yang tinggi dari sejak ukuran kebul sampai ikuran konsumsi baik di pelihara di kolam air tenang maupun di KJA di waduk yang penting ketersediaan pakan alami yang cukup. Sebagai perbandingan pertumbuhan ikan mola di Negara asalnya yang beriklim sub tropis, menunjukkan bahwa pertumbuhan tertinggi ikan mola yaitu pada umur 10 hari pertama dapat mencapai panjang 19 mm dengan berat 0,09 gr menjadi 47 mm panjang dan berat 1,1 gr dalam 20 hari, dan mencapai 17 cm panjang dan berat 5,5 gr dalam 60 hari,  pertumbuhan berat rata-rata 0,01 – 0,02 gr / hari pada 10 hari pertama dan 4,2 gr perhari selama ukuran fingerling. Perkembangan panjang badan yang paling tinggi yaitu pada umur tahun kedua dan pertumbuhan berat pada tahun ketiga. Tingkat pertumbuhan baik panjang maupun berat akan menurun setelah tahun ketiga.

Menurut Chang 1983,  panjang dan berat ikan Mola pada tingkat budidaya tertentu adalah sbb:

Umur ( Thn )

Panjang badan ( cm )

Berat ( gr )

 

2

3

4

5

50

57,6

60,3

63

1.803

4.650

5.340

6.400

Di Negara Nepal di kaki gunung Himalaya pertumbuhan karper Cina dari 15 gr ke 200 gr memerlukan waktu 160 hari ( BR.Pradhan and D.Swar 1987 ) sedang di Indonesia yang beriklim tropis pertumbuhannya lebih baik lagi dari berat 100 gr dipelihara di KJA dalam waktu 1 tahun dapat mencapai berat 700 gr – 1.000 gr, dalam 2 tahun dapat mencapai berat 2,5 kg – 3 kg dan dalam 3 tahun dapat mencapai 4 kg – 6 kg.

»✩«

Advertisements

Author: EmpangQQ

Pasir Gaok Fish Farm adalah usaha budidaya Bibit Patin yang terletak di Desa Pasir Gaok Tengah, Kec. Rancabungur, Kab. Bogor - JAWA BARAT. Dengan dukungan 2 unit indoor hatcheries setiap bulan mampu mencetak bibit ikan Patin (Pangasius Djambal, Pangasius Pangasius) sampai dengan 2 Juta ekor bibit ukuran 3/4 inci dan 1 inci.

Silakan Tinggalkan Pesan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s