Catfish Fabrication

Home » Bibit » Teladan Imam Abu Hanifah dalam berdagang

Teladan Imam Abu Hanifah dalam berdagang

Katagori

Harga Bibit Patin

TUJUAN 3/4" 1"
AMBON 208 253
AMPENEN 173 208
BANDA ACEH 188 227
BALIKPAPAN 187 225
BANJARMASIN 175 210
BATAM 171 204
BENGKULU 172 205
BIAK 241 297
DENPASAR 156 197
GORONTALO 206 251
JAMBI 169 202
JAYAPURA 243 290
KENDARI 208 253
KUPANG 206 251
LAMPUNG 164 195
MAKASAR 187 225
MALANG 166 197
MANADO 208 253
MEDAN 174 209
PADANG 171 204
PALANGKARAYA 175 210
PALEMBANG 164 195
PALU 215 262
PANGKAL PINANG 169 202
PANGKALANBUN 195 237
PAKANBARU 173 206
PONTIANAK 175 210
SAMPIT 192 232
SEMARANG 162 192
SOLO 160 190
SORONG 267 332
SURABAYA 162 192
TANJUNG PANDAN 178 213
TANJUNG PINANG 178 213
TARAKAN 213 260
TERNATE 206 251
TIMIKA 307 368
KETENTUAN: Jarak antara bandara ke kolam kurang dari 3 jam. Kapasitas Produksi 3 Juta Ekor per Bulan

Pemesanan Bibit Hubungi

0813-8030-3274
0878-7714-4003
EmpangQQ
E-mail:EmpangQQ

Klik Pada Peta Untuk memperbesar Peta Lokasi EmpangQQ

Budidaya Ikan Patin

Pangasius Farms Standards Guidelines

Fish Hatchery Management

Comments on BAP Standards Pangasius Farm Standards

Aquaculture Facility Certification Finfish and Crustacean Farms

Fish to 2030 Prospects for Fisheries and Aquaculture

FAO Aquaculture Department

ASC Pangasius Standards

image

Abu Hanifah telah memberikan teladan bagaimana seharusnya menjadi pedagang, ia juga menjelaskan bahwa kejujuran merupakan barang dagangan para pedagang yang utama. Sekaligus menjadi sarana untuk mendaparkan yang halal, jauh dari sifat oportunis, dan keuntungan yang haram..

Suatu hari Abu Hanifah didatangi oleh seorang perempuan yang menawarkan kain sutra..

“Apakah Anda berkenan membelinya?” Kata perempuan itu. “Berapa harganya?” Tanya Abu Hanifah..

“100 dirham.” Jawab perempuan itu. “Pakaian seperti ini bisa dijual lebih tinggi dari 100 dirham.” Sela Abu Hanifah..

Perempuan itu akhirnya menambah 100 dirham lagi, sehingga menjadi 200 dirham..

Namun anehnya, Abu Hanifah berkata bahwa harga barang itu masih layak dinaikan lagi. Akhirnya perempuan itu menambah hingga 400 dirham. Namun sekali lagi Abu Hanifah berkata, “Masih ada harga yang lebih baik dari itu?”. “Anda pasti menghinaku.” Jawab perempuan itu. “Cobalah anda mencari seorang yang ahli dalam menaksir harga barang ini, saya tidak ingin menzhalimi anda.” Jawab Abu Hanifah..

Akhirnya perempuan itu mendatangkan seorang ahli menaksir harga barang, Abu Hanifah segera memintanya untuk menaksir harga barang yang ditawarkan oleh perempuan itu sehingga ia tidak mendzaliminya. Penaksir itu kemudian menaksir barang tersebut dengan harga 500 dirham. Akhirnya Abu Hanifah membelinya..

Ada contoh lain yang menunjukkan kejujuran dalam berbisnis..

Suatu hari seorang perempuan datang kepada Abu Hanifah seraya berkata, “Saya sedang dalam keadaan susah, saya mengharap anda tidak mengambil laba dari barang ini, jika anda berkenan juallah pakaian ini dengan harga pokok.”

“Ambillah barang ini dengan harga 4 dirham.” Jawab Abu Hanifah. “Anda bilang apa? apa anda sedang menghina saya?, saya ini telah tua mengapa anda menghinaku?”

“Demi Allah, saya tidak menghina anda wahai ibu, anda bilang juallah barang ini dengan harga pokok dan jangan mengambil laba? Saya telah menjalankan apa yang anda pinta. Saya membeli dua pakaian, yaitu satu saya jual dengan harga pokok yaitu 4 dirham, sementara sisanya yaitu baju ini, saya harus menjualnya dengan harga 4 dirham pula.”  Begitulah Abu Hanifah menjelaskan

Terlihat wajah ibu berseri-seri lalu ia mendoakan Abu Hanifah agar mendapatkan keuntungan yang melimpah serta barakah dari Allah..

Ketika Abu Hanifah ingin kembali pulang, ia berpesan kepada koleganya (Hafsh) bahwa pakaian ini ada cacatnya, maka jika engkau menjualnya sebutkanlah cacat itu kepada pembeli..

Tetapi Hafsh lupa menyebutkan cacat dalam pakaian tersebut. Yaitu ketika Abu Hanifah datang ke toko itu menanyakan perihal pakaian yang cacat tersebut, “Kebetulan saya telah menjualnya namun saya lupa menyebutkan cacatnya.” Kata Hafsh. Apa yang diperbuat Abu Hanifah?

Ia segera menshadaqahkan seluruh harga pakaian tersebut (hanya karena mengharap ridha Allah) dan takut memakan harta yang mengandung syubhat..

Sumber : Biografi 10 Imam Besar (edisi Indonesia) hal 18-20, Syaikh Muhammad Hasan Al-Jamal, Pustaka Al-Kautsar.

Advertisements

Silakan Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Kalender

February 2016
S M T W T F S
« Jan   Apr »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
2829  

Jadwal Shalat

Pasir Gaok Fish Farm

Flag Counter

Info Produksi Lele

Bulan Bobot
Januari 2015 1.010 kg
Desember 2014 1.020 kg
November 2014 2.100 kg
Oktober 2014 1.330 kg
September 2014 1.200 kg
Agustus 2014 400 kg
Juli 2014 2.100 kg
Juni 2014 110.000 ekor
Mei 2014 25.000 ekor
Info Produksi Bibit LELE

Mitra Budidaya Anda

Tamu

%d bloggers like this: