Catfish Fabrication

Home » Bibit » Solusi untuk Melindungi dan Memperbaiki Air Tanah

Solusi untuk Melindungi dan Memperbaiki Air Tanah

Katagori

Harga Bibit Patin

TUJUAN 3/4" 1"
AMBON 208 253
AMPENEN 173 208
BANDA ACEH 188 227
BALIKPAPAN 187 225
BANJARMASIN 175 210
BATAM 171 204
BENGKULU 172 205
BIAK 241 297
DENPASAR 156 197
GORONTALO 206 251
JAMBI 169 202
JAYAPURA 243 290
KENDARI 208 253
KUPANG 206 251
LAMPUNG 164 195
MAKASAR 187 225
MALANG 166 197
MANADO 208 253
MEDAN 174 209
PADANG 171 204
PALANGKARAYA 175 210
PALEMBANG 164 195
PALU 215 262
PANGKAL PINANG 169 202
PANGKALANBUN 195 237
PAKANBARU 173 206
PONTIANAK 175 210
SAMPIT 192 232
SEMARANG 162 192
SOLO 160 190
SORONG 267 332
SURABAYA 162 192
TANJUNG PANDAN 178 213
TANJUNG PINANG 178 213
TARAKAN 213 260
TERNATE 206 251
TIMIKA 307 368
KETENTUAN: Jarak antara bandara ke kolam kurang dari 3 jam. Kapasitas Produksi 3 Juta Ekor per Bulan

Pemesanan Bibit Hubungi

0813-8030-3274
0878-7714-4003
EmpangQQ
E-mail:EmpangQQ

Klik Pada Peta Untuk memperbesar Peta Lokasi EmpangQQ

Budidaya Ikan Patin

Pangasius Farms Standards Guidelines

Fish Hatchery Management

Comments on BAP Standards Pangasius Farm Standards

Aquaculture Facility Certification Finfish and Crustacean Farms

Fish to 2030 Prospects for Fisheries and Aquaculture

FAO Aquaculture Department

ASC Pangasius Standards

Memulai budidaya perikanan haruslah memperhatikan ketersediaan air tanah yang baik dalam waktu tidak batas. Walaupun lokasi budidaya diapit dua sungai, walau agak jauh, menjaga ketersediaan air haruslah diupayakan. Sedapat mungkin air limbah budidaya dialirkan ke lokasi budidaya dengan membuat beberapa sumur resapan.

Peta EmpangQQ

Kp. Bojong Sompok, Desa Tegal, Kec. Kemang, Kab, Bogor

Berikut artikel Solusi untuk Melindungi dan Memperbaiki Air Tanah yaitu dengan membuat Sumur Resapan.

Air adalah salah satu kebutuhan vital bagi manusia. Demikian pentingnya fungsi dan kedudukannya, hingga di jaman modern ini, air menjadi salah satu produk yang diperjual belikan. Namun tahukah anda bahwa kerusakan lingkungan yang terjadi saat ini berefek pada menurunnya kualitas air? Berkurangnya area resapan karena kurang terencananya pembangunan, erosi, abrasi, banjir hingga kemarau berkepanjangan menjadi sebab menurunnya kualitas air, terutama yang terkandung dalam tanah.

Lahan Asri yang harus tetap dijaga

Lahan Asri yang harus tetap dijaga keasriannya

Kondisi tersebut tidak bisa didiamkan bagitu saja. Harus ada upaya untuk mencari jalan keluar untuk memperbaiki kualitas air tanah. Usaha perbaikan ini bisa dimulai dari lingkungan rumah dimana kita tinggal. Salah satu caranya dengan membuat sumur resapan. Sumur resapan merupakan sebuah sarana berupa sumur atau lubang pada permukaan tanah yang dibuat untuk menampung air hujan dan meresapkannya ke dalam tanah dengan baik.

Sumur resapan ini memiliki banyak manfaat diantaranya, sebagai pengendali banjir, melindungi serta memperbaiki kualitas air tanah, menekan laju erosi dan dalam jangka waktu lama dapat memberi cadangan air tanah yang cukup. Secara sederhana, prinsip kerja sebuah sumur resapan yaitu menyimpan (untuk sementara) air hujan dalam lubang yang sengaja dibuat, selanjutnya air tampungan akan masuk ke dalam tanah sebagai air resapan (infiltrasi). Air resapan ini selanjutnya menjadi cadangan air tanah.

Persyaratan Pembuatan

Untuk membuat sumur resapan ada beberapa persyaratan yang perlu diperhatikan, diantaranya:

  1. Dibuat pada lahan yang lulus air dan tahan longsor
  2. Harus bebas dari pencemaran maupun kontaminasi limbah
  3. Air  yang masuk ke dalam sumur resapan adalah air hujan
  4. Untuk daerah bersanitasi lingkungan buruk, yaitu daerah dengan kondisi sarana air limbah, air hujan dan system pembuangan sampahnya tidak memenuhi persyaratan sanitasi, sumur resapan hanya menampung air hujan dari atap yang disalurkan melalui talang
  5. Mempertimbangkan aspek hidrogeologi, geologi dan hidrologi

Pemilihan Lokasi

Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan untuk memilih lokasi pembuatan sumur resapan (menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) tentang Tata Cara Perencanaan Sumur Resapan Air Hujan untuk Lahan Pekarangan) adalah:

1. Keadaan muka air tanah

Untuk mengetahu keadaan muka air tanah dapat ditentukan dengan cara mengukur kedalamannya permukaan air tanah terhadap permukaan tanah dari sumur di sekitarnya pada musim hujan.

2. Permeabilitas tanah

Permeabilitas tanah merupakan kemampuan tanah untuk dapat dilalui air. Permeabilitas tanah yang dapat dipergunakan untuk sumur resapan terbagi dalam tiga kelas,yaitu :

–   permeabilitas tanah sedang (jenis tanah  berupa geluh/lanau, memiliki daya serap 2,0 – 6,5 cm/jam)

–   permeabilitas tanah agak cepat (jenis tanah  berupa pasir halus, memiliki daya serap 6,5 – 12,5 cm/jam)

–   permeabilitas tanah cepat (jenis tanah berupa pasir kasar, memiliki daya serap 12,5 cm/jam)

Penempatan Sumur Resapan

Untuk membuat memaksimalkan fungsi sumur resapan air hujan, kita perlu memperhatikan keadaan lingkungan setempat. Misal jarak sumur resapan dengan jalan, rumah, septic tank maupun sumur air minum. Jarak minimum sumur resapan dengan dengan jalan kurang lebih 1,5 meter. Persyaratan jarak minimum sebuah sumur resapan bisa dilihat pada tabel di bawah ini :

Sumur Resapan 1

Jarak minimum sumur resapan

Jenis Sumur Resapan

Bagi kita yang tinggal di daerah perkotaan, berkurangnya daerah resapan air karena makin banyak permukaan tanah yang tertutup bangunan dan jalan berdampak pada berkurangnya daya serap tanah terhadap air. Pembuatan sumur resapan di lingkungan tempat tinggal menjadi salah satu solusi  memperbaiki kualitas air tanah. Penerapan sumur resapan pada lingkungan tempat tinggal (terutama di wilayah perkotaan) dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:

1. Sumur resapan individu

Sesuai dengan namanya, semur resapan individu merupakan sumur resapan yang dibuat pada masing-masing rumah tinggal. Dampak sumur resapan akan maksimal jika masing-masing rumah ikut membuatnya. Peletakkan sumur resapan dapat memanfaatkan lahan sisa maupun pekarangan yang ada. Langkah-langkah untuk membuat sumur resapan individu ini yaitu :

–   Memeriksa tinggi muka air tanah, tinggi muka air tanah yang dipersyaratkan adalah >3 meter

–   Memeriksa permeabilitas tanah, permeabilitas tanah yang baik adalah lebih besar atau sama dengan 2 cm/jam

–   Memperhatikan persyaratan jarak

Skema sumur resapan individu dapat dilihat pada gambar di bawah ini :

Sumur Resapan 2Sumur Resapan 3Sumur Resapan 4Sumur Resapan 5Jumlah sumur resapan pada sebuah lahan pekarangan ditentukan berdasarkan curah hujan maksimum, permeabilitas tanah serta luas bidang tadah dan dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut:

H = (D x I x A tadah – D x k x A sumur)/(A sumur + D x k x L)

dimana :

H               = Kedalaman sumur (m)

D               = Durasi hujan (jam)

A sumur    = Luas penampang sumur (m2)

L                = Keliling penampang sumur (m)

k                = Permeabilitas tanah (m/jam)

A tadah   = Luas tadah hujan (m2), berupa atap rumah dan atau  permukaan tanah yang diperkeras

I                = Intensitas hujan (m/jam)

Untuk mengetahui berapa sumur resapan yang diperlukan pada sebuah pekarangan, kita bisa melihat tabel di bawah ini :.

Jumlah sumur resapan yang dibutuhkan

Jumlah sumur resapan yang dibutuhkan

2. Sumur resapan kolektif

Jenis sumur resapan ini dibuat secara kolektif (bersama) dalam sebuah komunitas warga masyarakat dengan skala besar dan membutuhkan lahan cukup luas. Sumur resapan kolektif dapat berupa kolam resapan, sumur resapan dalam maupun resapan parit berorak. Tidak jarang area sumur resapan kolektif bisa dijadikan tempat rekreasi bersama di dalam sebuah kompleks perumahan.

Sumur resapan kolektif

Sumur resapan kolektif

Spesifikasi Pembuatan Sumur Resapan

Untuk membuat sumur resapan yang baik ada beberapa hal teknis yang harus diperhatikan, yaitu :

1. Penutup Sumur

Untuk penutup sumur dapat dipilih beragam bahan diantaranya :

•    Pelat beton bertulang tebal 10 cm dicampur dengan satu bagian semen, dua bagian pasir, dan tiga bagian kerikil (1pc : 2ps : 3kr)

•    Pelat beton tidak bertulang tebal 10 cm dengan campuran perbandingan yang sama, berbentuk cubung dan tidak di beri beban di atasnya atau,

•    Ferocement (setebal 10 cm).

2. Dinding sumur bagian atas dan bawah

Pembuatan dinding sumur dapat memanfaatkan buis beton. Dinding sumur bagian atas dapat menggunakan batu bata merah, batako, campuran satu bagian semen, empat bagian pasir (1pc : 4ps), diplester dan di aci semen.

3. Pengisi Sumur

Pengisi sumur dapat berupa batu pecah ukuran 10-20 cm, pecahan bata merah ukuran 5-10 cm, ijuk, serta arang. Pecahan batu tersebut disusun berongga.

4. Saluran air hujan

Dapat menggunakan pipa PVC berdiameter 110 mm, pipa beton berdiameter 200 mm maupun pipa beton setengah lingkaran berdiameter 200 mm.

Skema di bawah ini adalah gambar pembuatan sumur resapan dengan menggunakan buis beton

Skema pembuatan sumur resapan dengan buis beton

Skema pembuatan sumur resapan dengan buis beton

Perawatan

Untuk menjaga agar kondisi sumur resapan tetap berfungsi dengan baik maka perlu diadakan pemeriksaan secara periodik, setidaknya setiap 6 bulan sekali. Pemeriksaan itu meliputi :

–          Aliran masuk

–          Bak control

–          Kondisi sumur resapan

Pembuatan sumur resapan air hujan merupakan salah satu solusi untuk  menjaga cadangan dan kualitas air agar terjaga dengan baik. Dalam skala yang lebih luas dapat pula memperbaiki kualitas lingkungan sekitar. Kita bisa mulai membuatnya di rumah yang kita tempati. Namun alangkah baiknya jika dilakukan secara bersama-sama dan menjadi gerakan massal. Sebuah tindakan kecil  sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan yang kita tempati. Selamat mencoba. (Dari berbagai sumber)

* Artikel ini telah dimuat dalam Tabloid Hunianku Edisi 26, September 2011

Sumber: http://19design.wordpress.com

Advertisements

Silakan Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Kalender

October 2014
S M T W T F S
« Sep   Nov »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Jadwal Shalat

Pasir Gaok Fish Farm

Flag Counter

Info Produksi Lele

Bulan Bobot
Januari 2015 1.010 kg
Desember 2014 1.020 kg
November 2014 2.100 kg
Oktober 2014 1.330 kg
September 2014 1.200 kg
Agustus 2014 400 kg
Juli 2014 2.100 kg
Juni 2014 110.000 ekor
Mei 2014 25.000 ekor
Info Produksi Bibit LELE

Mitra Budidaya Anda

Tamu

%d bloggers like this: