Archive for February, 2013

Trichodina Yang Menjengkelkan

Parasit yang berberbentuk seperti ban truck yang sedang berputar ini bernama Trichodina.
Adalah tidak umum menemukan populasi kecil (hanya 1,2,3 ekor) parasit Trichodina pada ikan, pada ikan sakit yang sudah kepayahan berenang mungkin akan ditemukan lebih dari 30 ekor parasit ‘ban truck’ Trichodina. Pada tingkat populasi yang rendah mereka tidak menimbulkan ancaman bagi kesehatan ikan. Tidak seperti banyak parasit, mereka tidak benar-beTrichodina-3nar melukai ikan, parasit ini hanya menggunakan tubuh ikan sebagai rumah dan sarana transportasi! Namun, dalam jumlah besar mereka sangat menjengkelkan dan berpeluang merusakan selaput jaringan ikan akibat dari lingkaran penghisap yang digunakan Trichodina untuk menempelkan diri pada tubuh ikan. Trichodina dapat berkembang biak dengan cepat dengan cara membelah diri pada tubuh ikan yang lemah, sedang ikan yang sehat dapat mengendalikan sendiri jumlah parasit ini. Serangan trichodinid parah biasanya akibat dari dengan kualitas air yang buruk atau kepadatan jumlah ikan yang dibudidayakan. Dalam kondisi demikian parasit ‘ban truck’ ini dapat berkembang biak dengan cepat.
Gejala yang timbul bila Ikan terserang Trichodina adalah ikan terlihat kusam, bila koloni Trichodina banyak berkumpul di ekor, gerakan ikan akan sulit berenang kepermukaan mengambil nafas, bila bersembunyi disirip samping maka gerakan ikan akan cenderung Trichodina-1kekanan atau kekiri. Mungkin juga terlihat spot daerah memerah. Pada tahap selanjutnya ikan akan lesu, mereka dapat mengisolasi diri, berhenti makan dan berbaring di bawah dengan sirip menutup.

Tidak seperti parasit lain, semisal white-spot, Trichodina tidak segera mengancam jiwa ikan, hanya saja terlalu banyak koloni dalam tubuh seekor ikan cukup menyebabkan ikan stres dan kondisi ini tidak jarang untuk dijadikan momentum bakteri lainnya untuk mengambil keuntungan yang menyebabkan infeksi sekunder. Atau pemangsa seperti katak, uncrit atau kini-kini lebih mudah memangsa karena gerakan ikan jadi lamban.

Pengalaman kami adalah bahwa parasit ini rumit untuk dibasmi. Dalam skala mikroskopis (glass object) setitik garam dapa250px-Trich2 Scanning electron micrograph of Trichodina on the gills of a mullett membasmi keberadaan Trichodina, namun pada skala kolam 144 m2 dengan 2 ember garam tidak serta merta menyelesaikan masalah.

Cara berikutnya kami akan buang air kolam sampai 50% (untuk skala akuarium 30% sepertinya cukup), kemudian diberikan garam dan seluruh permukaan kolam diseprot dengan cairan PK.

Bila cara tersebut masih belum memuaskan, maka cara berikutnya adalah, mengangkat bibit yang baru berukuran 1 inci ke bak fiber bundar diameter 200cm untuk dilakukan perendaman pada air garam dan PK.

‘Ban Truk’ Parasit Pada Ikan

Parasit Trichodina

Menarik memperhatikan bibit Patin ukuran ¾ inci yang berenang bebas di empang berukuran 12 x 12 meter.  Sesedok teh pelet PF-500 ditebarkan, tidak menunggu lama, beberapa ikan mulai muncul kepermukaan aktif menyantap pelet, lama kelamaan mulai bermunculan bibit, mereka berdesakan berebut makan.

Ada satu atau dua ikan yang muncul kepermukaan dengan gerak renang seperti berat membawa beban, diperhatikan seksama seperti ada parasit dibadannya. Penasaran, ikan tersebut kami tangkap dan dilihat dengan mikroskop. Wow… kereeen ada banyak ‘ban truk’ melayang-layang hidup dihapir sekujur tubuhnya.

Ya kami mengistilakan parasit tersebut dengan ‘ban truk’ karena bentuknya yang mirip dengan ban truk dengan gerakan berputar. Bahasa ilmiah parasit ini adalah Trichodina. Berikut penampakannya

Trichodina

Masih dibawah pengamatan mikroskop, setitik garam didekatkan pada area berkumpul Trichodina yang sedang aktif bergerak dalam jumlah banyak. Terlihat jelas garam mulai larut dalam air tempat Trichodina hidup berkoloni. Satu demi satu ‘ban truk’ tersebut diam tak bergerak, sepertinya mati atau lumpuh sementara. Tunggu punya tunggu sambil terus diteteskan air bila media mulai akan mengering, dan beberapa menit berlalu, Trichodina sudah tidak bergerak lagi.

 

Garam adalah obat mujarab untuk mengurangi koloni parasit  ‘bun truck’ Trichodina.

Selengkapnya http://goldfish2care4.com/goldfish-diseases/trichodina.html

Salam,

Pemijahan Ikan Patin (bagian I)

Keberhasilan memijahkan ikan patin sangat tergantung pada perlakuan terhadap indukan. Berikut perlakuan yang kami berikan untuk induk patin sebelum dilakukan penyuntikan.

1. Memelihara Indukan.
image

Induk betina dan induk jantan dipelihara pada kolam terpisah. Pakan yang diberikan berupa pelet apung khusus indukan setiap pagi dan sore hari. Dan setiap tiga hari sekali diberi pakan tambahan berupa keong mas dan bekicot.
Dua minggu sebelum hari penyuntikan, indukan betina dipilih dan dikarantina dikolam tembok ukuran 3 x 6 meter kedalaman 1 meter. Dikolam ini induk dirawat lebih intensif, aliran air masuk agak lebih deras untuk menghilangkan lemak. Diberi pakan pelet dicampur extract bawang putih dan daun sirih. Tujuannya adalah agar induk sehat menekan pertumbuhan bakteri aeromonas.

2. Persiapan Farm.
Lima hari sebelum penyuntikan, aquarium perlatan farm seperti net scoope, pisau cacah cacing, bantalan cacah cacing, botol kultur artemia, baskom wadah telur dicuci bersih dan dikeringkan, dijemur dibawah terik matahari bila memungkinkan. Lalu seluruh area farm dilakukan penyemprotan dengan disinfektan. image

Tujuan kegiatan ini adalah berupaya agar benih patin yang dihasilkan tidak terserang penyakit. Selain merugikan pembudidaya, ikan yang pernah terserang penyakit akan berdampak pada hasil panen pembeli.

3. Seleksi Indukan.

image

Dua hari sebelum penyuntikan, induk yang sudah terpilih dan dirawat intensif dikolam khusus dilakukan seleksi. Dengan menggunakan kateter dan microskop, sample telur yang diambil menggunakan kateter diteliti dengan mikroskop. Secara kesat mata telur yang matang berwarna putih kekuningan, besar seragam, bila diusap lembut gumpalan telur terpisah sempurna. Dengan mikroskop dapat terlihat sisi gelap yang merapat kediding telur dan ada titik mata embrio serta ada secercah ruang kosong bening.
Untuk telur yang belum waktunya dipijahkan secara kesat mata berwarna putih dengan besar tidak.seragam. Bila dilihat dengan mikroskop telur yang belum matang terlihat putih kapas semua atau disisi dinding telur terlihat guratan darah.
image

Untuk induk yang benar-benar matang gonad ditimbang dan dipindahkan ke kolam khusus ukuran 3 x 7 meter kedalaman 50 cm. Induk tidak diberi makan sampai dipijahkan. Antara betina dan jantan dipisahkan.

(bersambung… Insya Allah)

Pasir Gaok Fish Farm

Pasir Gaok adalah nama sebuah desa yang terletak di kecamatan Rancabungur kabupaten Bogor. Sekitar 7km ke arah Barat dari pertigaan monumen helikopter Lapangan Udara Atang Sanjaya.

Lokasi Pasir Gaok Fish Farm

Keberadan lahan budidaya ikan di desa Pasir Gaok ini sudah ada sejak tahun 2009. Diatas lahan seluas 8000m2 ini dibangun fasilitas untuk mendukung usaha budidaya ikan air tawar.

image

Fasilitas tersebut adalah;

– sebuah rumah,
– empang tanah,
– empang tembok,
– pemeliharaan induk intensif 
– kolam tembok pemberokan
– kolam terpal,
– kolam khusus pemijahan bawal
– armada L-300 yang siap mengantar order walau sampai Kota Palembang.

image

Pickup L-300

Pada awalnya kami memulai dengan budidaya pembesaran ikan lele, pembibitan ikan Lele, pemijahan ikan Gurame, pemijahan ikan Bawal.

Pada bulan April 2012 kami membuat panti benih atau dalam istilah asing.dikenal dengan Hatchery. Panti benih ini berdiri diatas lahan seluas 400 m2 dengan instalasi sebagai berikut:
– Indoor hatchery berisi 38 aquarium ukuran 100×200 cm
– Tandon air
– Kolam pemijahan indukan
– Area cacing
– Area kultur artemia
– Area tabung gas
– Area peralatan farm
– Area sortir dan pengepakan.

image

indoor hachery

image

Kolam pemijahan

image

Area Sortir dan Pengepakan

image

Area Cacing

image

Panen Artemia