Kutu Jarum (Anchor Worm)

Anchor Worm atau Lernea, yang lebih umum dikenal oleh Petani Ikan Gurame di daerah Bogor dengan nama Kutu Jarum ini, adalah parasit yang menempel pada tubuh ikan yang disebabkan oleh cacing jangkar (Anchor Worm).

Secara kesat mata Kutu Jarum ini terlihat berwarna merah keputihan, seperti benang atau cacing yang menjuntai dengan panjang sekitar seperempat inci.

Bila kehadirannya tidak diwaspadai serangan Kutu Jarum dapat menyebabkan Ikan kehilangan berat badan, muncul dipermukaan air dan bahkan dapat menyebabkan kematian.

Kutu Jarum dapat menempel di manapun pada tubuh ikan, termasuk mata, insang, dan sirip.

Sebagai parasit Kutu Jarum menempel pada tubuh ikan dengan cara membenamkan kepalanya, yang berbentuk jangkar, ke otot atau insang ikan. Kehadiran parasit ini pada tubuh ikan memudahkan ikan terinfeksi bakteri pada luka di mana Kutu Jarum melekat.

Siklus Kutu Jarum

Kutu jarum dalam masa pertumbuhan sebelum dewasa seperti jentik nyamuk (dalam lingkaran merah).

 

 

 

 

Pengalaman kami untuk mengetahui serangan Kutu Jarum pada empang  Induk Gurame adalah :

– ikan terlihat sering menggosokan badannya dibenda-benda yang kasar,

– kesulitan bernapas

– muncul dipermukaan air dangan kelesuan (lama berdiam tanpa gerakan),

– Ikan Gurame yang berwarna hitam cerah berubah terlihat berwarna merah kecoklatan.

Karantina Ikan Baru.

Kutu jarum ini sangat menular, jangan pernah menyatukan ikan yang baru dibeli tanpa melakukan pemeriksaan dari parasit Kutu Jarum. Jadi pastikan lakukan karantina semua ikan baru. Tindakan pencegahan untuk mengkarantina ikan dapat dilakukan dengan salah satu dari cara berikut:

– Mencelupkan ikan pada konsentrat PK (Permanganat Kalium) 100mg per 25 liter air

– atau direndam dalam larutan air garam 1-2 sendok makan per 25 liter air selama 1 jam,

– atau direndam dalam larutan

2 – 4 ml formalin per 25 liter air selama 30 menit,

Setelah salah satu perlakuan diatas dilakukan, pastikan untuk segera memindahkan ikan ke kolam air bersih karena mungkin ikan kehilangan keseimbangan selama proses karantina.

Jelas, mencegah lebih baik dari pada mengobati.

Cara Pengobatan

Untuk kasus yang kami alami, sebanyak 48 ekor induk Ikan Gurame dalam satu empang berukuran 120 m2 kedalaman 80cm terserang parasit Kutu Jarum. Tindakan yang kami lakukan adalah, memindahkan indukan ke empang lain dengan ukuran 100 m2 kedalaman 40cm. Ikan tidak kamu berimakan selama 2 hari, karena memang beberapa ikan yang sakit parah nafsu makannya menurun.

Hari-1, setelah ikan dimasukan ke dalam kolam, ditempat air masuk kami taburkan 30g Abate . Beruntung, setelah ikan dipindah ke kolam pengobatan, hari berikutnya matahari bersinar cerah cenderung panas.

Hari ke-2, kami berikan 2 lembar daun sente,

Hari ke-3, kami beri pakan 1kg pelet dicampur dengan 1 kapsul Super Tetra yang diseduh 1 gelas air hangat. 1 lembar Ddun sente diberikan siang hari kalau daun sente sebelumnya habis.

Hari ke-7, ikan mulai terlihat memiliki nafsu makan dan lincah berburu pelet.

Hari ke-10, induk Gurame sudah bersih dari Kutu Jarum.

Hari ke-15, induk Gurame sudah ada yang menghasilkan telur kembali. Alhamdulillahi rabbil’alamin.

Saat ini satu empang induk gurame lainnya yang berisi 60 ekor indukan terserang parasit Kutu Jarum, sepertinya kasus ini lebih parah dari kasus sebelumnya. 5 sampai 7 ekor induk sudah terlihat dipermukaan dengan warna sisik yang kemerahan, sepertinya bakteri sudah mulai menyerang. Dengan kondisi cuca yang hujan hampir setiap hari, kami khawatir pengobatan kali ini tidak sesukses kasus sebelumnya.

Kami baru saja selesai melakukan perendaman ikan dalam larutan PK dan Garam, memindahkan ikan ke empang lain untuk pengobatan, serta menaburkan 30gr Abate pada aliran air masuk.

Yang kami bisa lakukan hanya berupaya dan menunggu hasil dari apa yang kami upayakan. Semoga induk-induk Gurame pilihan dapat sehat kembali.

Demikian pengalaman yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Informasi ini diberikan sebagai pedoman untuk membantu Anda dengan menentukan penyebab masalah kesehatan ikan. Dengan mengikuti panduan di situs kami Anda setuju bahwa kami tidak akan bertanggung jawab atau berkewajiban atas kerugian yang mungkin Anda dapatkan. Kami hanya berbagi manfaat dari pengalaman kami dengan kesehatan ikan Gurame.

Advertisements

13 thoughts on “Kutu Jarum (Anchor Worm)

  1. ada cara termudah untuk mengobati ikan gurame yang terkena penyakit….ini pengalaman saya yaitu:
    1. siapkan 1 siung/biji bawang putih di keperek/ ditumbuk lalu tambahkan 1 sendok makan garam dapur lalu di campur ke dalam 1 ember air.
    2. ambil ikan ikan gurame yang sakit lalu masukan kedalam ember yang telah sipakan tersebut.
    3.diamkan sampai ikan tersebut sembuh(pengalaman saya ikan tersebut sembuh dalam kurun waktu 2-3 hari). sembuh total…selamat tinggal jamur….
    selamat mencoba…..

    • Terkadang kami menggunakan extract bawang putih atau dengan menebar beberapa ikan tembakang atau ikan sumatra untuk meminimalkan keberadaan kutu jarum pada indukan gurame, yang jumlahnya hanya ratusan ekor.

      Namun bila serangan kutu jarum (pada masa tertentu saja) pada bibit ikan yang jumlahnya puluhan ribu atau ratusan ribu didalam empang yang luas, sepertinya penggunaan abate dengan dosis yang diperkenankan cukup dapat membantu menekan perkembangan kutu jarum yang masih berupa jentik-jentik.

      Terimakasih Pak stephen atas masukannya.

Silakan Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s